Aku menilaimu dari hati,
menerawang kepribadian, menilai
tindakan, merendah pada ego
dan bersikap sepantasnya tindakan pada mutiara.
Kenapa
mutiara?
karena setiap kita sejatinya memiliki pelindung, kerang ilmu yang keras,
yang mencegah kita dri tindakan yg melenakan.
Kenapa mutiara?
karena mutiara sejatinya berasal dari butiran
pasir kecil tak brarti,
yang terbalut lendir licin yang secara konsisten melingkupi.
Bagi
kerang, pasir itu menyakitkan,
namun ia konsisten menyembuhkan,
membungkus butiran
itu dengan potensi alamiah yg dimiliki.
Apakah dengan sekejap sakit itu hilang?
tentu
saja tidak,
butiran pasir nan menyakitkan itu memerlukan waktu cukup lama
untuk coba
menutupi rasa sakit itu.
Namun proses yang lama dan memakan waktu itu menuai hasil indah,
gabungan dari sakit,
ketidakberdayaan, dan konsistensi perbaikan.
Butiran pasir itu
menjelma menjadi Mutiara nan indah,
berkilau, bernilai, dan dicintai banyak orang.
Setiap kita sejatinya adalah kerang2 mutiara,
yang memiliki pelindung ilmu yang
kerasnya kita yang tentukan.
Karena andaikan kerang mutiara itu tidak tinggal di
lautan,
bisa jadi kulitnya akan lunak, tapi dia memilih lautan.
Setiap kita pun
pernah merasakan sakitnya kemasukan pasir masalah,
yang datang bertubi dan seringkali
tidak diundang.
Dan secara alamiah,
kita akan terus mencoba berupaya memperbaiki
rasa sakit itu..
menyelesaikan masalah2 itu,
dengan potensi alami yang ada pada setiap diri.
Sehingga sejatinya setiap individu memiliki mutiara itu,
mutiara yang indah dan
sangat bernilai.
Dan sudah sepantasnya setiap kita
memperlakukan setiap yang lain
bagaikan mutiara
indah yang memancarkan pesona, walau kadang pesona itu berbeda.
Karena
sekali lagi,
setiap kita mmiliki mutiara, walau jelas ukuran,
bentuk bahkan warnanya
tidak sama pada setiap individu manusia.
Oleh karenanya bersikaplah bijak,
nilailah
dari hati, rendahkan ego, dan perlakukan antar pribadi selayaknya Mutiara.
Karena
belum tentu juga,
mutiara kita lebih besar, lebih indah, lebih mengkilap,
dan lebih
menarik dari yang dimiliki orang lain.